Pengertian Entity Relationship Diagram (ERD)

Entity Relationship Diagram (ERD) adalah diagram yang digunakan untuk menggambarkan hubungan antar entitas dalam sebuah sistem basis data.

ERD membantu pengembang dalam:

  • Mengidentifikasi data yang diperlukan.
  • Menentukan hubungan antar data.
  • Merancang struktur database sebelum implementasi.
  • Mempermudah komunikasi antara analis sistem, programmer, dan pengguna.

Komponen-Komponen ERD

ERD terdiri atas beberapa komponen utama, yaitu:

  1. Entity (Entitas)
  2. Attribute (Atribut)
  3. Relationship (Relasi)
  4. Kardinalitas (Cardinality)

1. Entity (Entitas)

Entity adalah objek atau sesuatu yang datanya akan disimpan dalam database.

Entity dapat berupa orang, tempat, benda, maupun aktivitas.

Contoh Entity

  • Mahasiswa
  • Dosen
  • Mata Kuliah
  • Buku
  • Pelanggan
  • Produk

Dalam implementasi database, entity biasanya menjadi sebuah tabel.


2. Attribute (Atribut)

Attribute adalah informasi atau karakteristik yang dimiliki oleh suatu entity.

Contoh

Entity Mahasiswa memiliki atribut:

  • NIM
  • Nama
  • Jenis Kelamin
  • Alamat
  • Program Studi
  • Semester

Entity Dosen memiliki atribut:

  • NIDN
  • Nama Dosen
  • Email
  • No. Telepon

Jenis-Jenis Attribute

a. Simple Attribute

Attribute yang tidak dapat dibagi lagi.

Contoh:

  • Nama
  • Jenis Kelamin

b. Composite Attribute

Attribute yang masih dapat dipecah menjadi beberapa bagian.

Contoh:

Alamat

  • Jalan
  • Kelurahan
  • Kecamatan
  • Kota
  • Provinsi

c. Multivalued Attribute

Attribute yang memiliki lebih dari satu nilai.

Contoh:

Nomor Telepon

  • 08123456789
  • 08234567890

d. Derived Attribute

Attribute yang nilainya diperoleh dari attribute lain.

Contoh:

Umur diperoleh dari tanggal lahir.


3. Relationship (Relasi)

Relationship adalah hubungan antara satu entity dengan entity lainnya.

Contoh:

Mahasiswa mengambil Mata Kuliah.

Dosen mengajar Mata Kuliah.

Pelanggan membeli Produk.

Relasi akan menjadi dasar dalam pembentukan hubungan antar tabel pada database.


4. Kardinalitas (Cardinality)

Kardinalitas menunjukkan jumlah hubungan antara satu entity dengan entity lainnya.

Terdapat tiga jenis kardinalitas.


a. One to One (1 : 1)

Satu data pada entity pertama hanya berhubungan dengan satu data pada entity kedua.

Contoh:

Satu mahasiswa memiliki satu kartu mahasiswa.

Mahasiswa 1 -------- 1 Kartu Mahasiswa

b. One to Many (1 : N)

Satu data pada entity pertama dapat berhubungan dengan banyak data pada entity kedua.

Contoh:

Satu dosen mengajar banyak mata kuliah.

Dosen 1 -------- N Mata Kuliah

c. Many to Many (M : N)

Banyak data pada entity pertama dapat berhubungan dengan banyak data pada entity kedua.

Contoh:

Mahasiswa mengambil banyak mata kuliah, dan satu mata kuliah dapat diambil oleh banyak mahasiswa.

Mahasiswa M -------- N Mata Kuliah

Hubungan many-to-many biasanya diselesaikan dengan menambahkan tabel penghubung (junction table).


Simbol-Simbol ERD

Simbol Keterangan
Persegi Panjang Entity
Elips Attribute
Belah Ketupat Relationship
Garis Penghubung antar komponen

Contoh ERD Sistem Perpustakaan

Entity yang digunakan:

  • Anggota
  • Buku
  • Peminjaman

Relasi:

  • Anggota melakukan peminjaman.
  • Buku dipinjam oleh anggota.

Ilustrasi sederhana:

             Anggota
          --------------
          ID_Anggota
          Nama
          Alamat
               │
               │ Melakukan
               │
         Peminjaman
          --------------
          ID_Pinjam
          Tanggal
               │
               │ Meminjam
               │
             Buku
          --------------
          ID_Buku
          Judul
          Pengarang

Contoh ERD Sistem Akademik

Entity:

  • Mahasiswa
  • Mata Kuliah
  • Dosen
  • KRS

Hubungan:

  • Mahasiswa mengisi KRS.
  • KRS berisi Mata Kuliah.
  • Dosen mengajar Mata Kuliah.
Mahasiswa -----< KRS >----- Mata Kuliah
                         │
                         │
                      Dosen

Pada implementasi database, tabel KRS berfungsi sebagai tabel penghubung antara Mahasiswa dan Mata Kuliah.


Langkah-Langkah Membuat ERD

  1. Identifikasi kebutuhan sistem.
  2. Tentukan entity yang diperlukan.
  3. Tentukan attribute setiap entity.
  4. Tentukan primary key pada setiap entity.
  5. Tentukan relationship antar entity.
  6. Tentukan kardinalitas hubungan.
  7. Gambar ERD menggunakan simbol yang sesuai.
  8. Evaluasi kembali apakah rancangan sudah sesuai dengan kebutuhan sistem.

Manfaat ERD

  • Mempermudah perancangan database.
  • Mengurangi redundansi data.
  • Mempermudah komunikasi dalam tim pengembang.
  • Menjadi dokumentasi sistem.
  • Memudahkan implementasi database pada DBMS.

Ringkasan

  • Entity Relationship Diagram (ERD) adalah alat untuk memodelkan struktur basis data.
  • Komponen utama ERD terdiri dari Entity, Attribute, Relationship, dan Cardinality.
  • Kardinalitas menunjukkan banyaknya hubungan antar entitas, yaitu One to One (1:1), One to Many (1), dan Many to Many (M).
  • ERD digunakan sebagai dasar dalam pembuatan tabel dan relasi pada database.